Search This Blog

Home

My photo
Naturalist
Naturalist adalah lembaga semi otonom (LSO) dari CSSMoRA UIN Sunan Ampel Surabaya yang mempublikasi berita terkini dan karya-karya anggotanya
View my complete profile

Recent in Technology

Critical Thingking

 


Oleh: Melia Dyah Ayu Rika Sari

Chritical Thinking atau berfikir kritis adalah sebuah kemampuan untuk bisa berpikir lebih jernih dan lebih rasional terhadap apa yang harus dilakukan maupun terhadap apa yang harus dipercaya. Istilah ini mulai saya temui dan benar-benar saya terapkan ketika saya harus dituntut sebagai seorang mahasiswi untuk lebih peka dan kritis dalam setiap informasi yang saya terima dan yang saya dapat dalam beberapa kesempatan. Jika kita memahami definisi atau pengertian dari chritical thinking diatas maupun ketika kita mendengar istilah (berfikir kritis) sudah tentu kebanyakan kesan pertama yang akan diterima adalah kesan baik, dan keren. Namun pada kenyataannya, ketika dewasa ini masih banyak lingkungan di sekitar kita yang belum bisa mendukung untuk kita berfikir kritis.

Dalam prosesnya, berfikir kritis sendiri akan membuat kita menjadi lebih ingin tau terhadap suatu permasalahan atau informasi yang belum kita fahami dengan baik. Dengan berfikir kritis akan menuntut kita untuk bertanya lebih banyak dan memiliki rasa ingin tau yang lebih, namun dalam permasalahan tersebut tidak serta merta setiap lingkungan dapat menerimanya dengan baik.  Seringkali sebagian dari kita menganggap orang yang banyak bertanya adalah orang yang ribet, ingin mencari perhatian, kurang sopan dan sok pinter. Padahal apabila kita fahami lebih mendalam bahwasannya pertanyaan timbul karena ketidaktahuan dan ketidaktahuan seseorang, sehingga pertanyaan diajukan untuk memperjelas hal yang belum difahami seseorang dengan baik secara keseluruhan.

Chritical Thinking atau berfikir kritis adalah sebuah proses, proses kita untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi secara keseluruhan setiap informasi yang kita dapat, serta pemahaman maupun keputusan yang akan kita ambil. Lalu perlu nggak sih untuk kita berfikir kritis? menurut saya perlu sekali, karena dengan berfikir kritis kita dapat memutuskan sesuatu yang benar-benar keputusan itu timbul dari diri kita sendiri. Selain itu dengan berfikir kritis kita dapat lebih percaya diri dengan opini, pendapat maupun keputusan yang kita ambil setelah kita melakukan identifikasi, evaluasi, serta observasi sebelum mempercayai suatu informasi maupun memutuskan suatu permasalahan. Dengan chritical thinking, dapat juga membuat pribadi kita dapat menerima sesuatu dengan pemikiran yang lebih terbuka atau open minded dengan argumen maupun ide-ide lain yang juga valid. Dan yang terakhir dengan chritical thinking ini dapat membantu kita untuk terhindar dari manipulasi media di internet karena ketika kita mendapatkan suatu informasi kita bisa langsung mengidentifikasi kebenaran informasi tersebut.

Untuk dapat berfikir kritis tentunya membutuhkan latihan, hal tersebut dapat kita mulai dengan berfikir secara objektif dan berfikir secara terbuka terhadap informasi maupun permasalahan yang kita terima, mengidentifikasi argumen maupun informasi terkait yang kita dapatkan dari berbagai media, lalu setelah kita mengidentifikasi kita perlu untuk mengevaluasi atau melakukan pengecekan kembali apakah argumen yang kita terima sudah valid atau sudah sesuai dan rill kebenarannya. Selain itu, menurut Jordan Peterson seorang psikolog klinik dan profesor psikologi di Universitas Toronto, Canada mengatakan bahwa salah satu cara untuk dapat berfikir kritis adalah dengan cara menulis karena dengan menulis akan menuntut otak kita untuk berfikir secara sistematis, bagaimana memilah serta memilih informasi mana yang dibutuhkan dan mana yang lebih relevan. Dimana dari hal tersebut secara perlahan nantinya akan melatih serta menjadikan otak kita untuk berfikir secara kritis. Dari penjelasan diatas dapat kita fahami bahwasannya kebutuhan berfikir kritis di tengah-tengah era globalisasi seperti sekarang ini, dimana segala sumber informasi yang simpang siur kebenarannya terus tersebar dimana-mana dengan cepatnya dan dikonsumsi secara bebas oleh masyarakat. Dari permasalahan tersebut chritical thinking sangat dibutuhkan, karena dengan chritical thinking dapat menjadi filter bagi diri kita ketika menerima dan mengonsumsi setiap informasi yang kita terima dari berbagai media.

Post a Comment

0 Comments