Oleh: Sumiati
Kini aku sadar
Dimana hari
semakin cepat pergi
Dimana waktu
tak bisa diulang kembali
Waktu yang
tidak dapat mengobati luka
Justru menambah
rasa sakit
Namun kadang
tak terdefinisi
Aku lemah, aku
kalah
Keyakinan yang
kubangun bak batu karang
Telah hancur dimakan
ombak waktu
Impian yang
kubingkai indah dilangit
Tertutupi oleh
awan hitam yang memalun
Wahai angin
yang mengalun
Bisakah
sampaikan rinduku padanya
Iya, aku rindu sosok
ayah dan bundaku
Dikota ini
terasa aneh
Duniaku terasa
tidak nyata
Pagi seakan
malam yang mencekam
Ramai namun
terasa sepi
Api berlagak
air
Badai seakan
angin sepoi-sepoi
Tenang namun
menghanyutkan
Disaat malam
tiba
Banyak
pemikiran yang menghantuiku
Perkataan yang
tak kunjung kusampaikan
Orang tua yang
semakin hari semakin menua
Semangat
hidupku yang kadang kala menurun dan kadang kala menggebu
Namun, aku
tidak akan putus asa
Kutancapkan
kekuatan semangat
Untukmu
Pahlawanku
Akan kuperoleh
ilmu itu
Bukankah aku
sudah berjanji
Anak yang kau
sayangi ini akan bangkit
Pesanmu masih kusimpan
di dalam hati
Pusakamu masih
kugenggam erat
Untuk tetap
berpegang teguh pada yang lima
Semoga Allah
selalu menyertai setiap langkahku
Ayah, bunda doakan
buah hati mu ini
Untuk mampu
melewati hari- hari
Dengan segala
tantangan dan rintangan
Dalam situasi
dan kondisi apapun
0 Comments